Pegikemana

Menelusuri Jejak, Merangkai Cerita

  • Home
  • Traveling
    • Museum
    • Walking Tour
      • Indonesia
      • Overseas
      • Candi
    • Gastronomi
  • Book
  • About

warung pi'an tegal


Namanya Warung Makan Pi’an, yang melegenda sebagai “Rajanya Nasi Lengko” di Tegal. Setiap ke luar kota, aku cobain warung-warung legendnya nih, tak ketinggalan saat mampir sejenak di Tegal.

Sejarah

Warung ini bukan sembarang warung makan. Didirikan oleh Nurachman, Warung Makan Pi’an telah melewati tiga generasi dan kini dikelola oleh Budi Santoso dan Budi Raharjo. Dedikasi mereka dalam menjaga cita rasa khas selama hampir satu abad inilah yang membuat warung ini begitu dicintai masyarakat Tegal dan sekitarnya.

Menawarkan hidangan sederhana namun kaya rasa, Warung Makan Pi’an menjadi primadona bagi para pecinta kuliner. Menu andalan mereka adalah nasi lengko, sajian nasi putih yang dipadukan dengan berbagai lauk pauk seperti irisan tahu goreng, tempe goreng, tauge, mentimun, irisan telur rebus, dan sambal terasi yang pedas gurih. Rasanya yang begitu autentik dan mengenyangkan membuat nasi lengko Warung Makan Pi’an tak tertandingi. Beda loh nasi lengko yang ini dengan versi nasi lengko Cirebon. 

Menu Warma Pi’an

warung pi'an tegal


Selain nasi lengko, warung ini juga menawarkan berbagai menu lain yang tak kalah menggoda, seperti:

  • Sate kambing muda: Daging kambing muda yang empuk dibakar dengan bumbu rempah khas, disajikan dengan lontong dan sambal kecap yang segar.
  • Gulai kambing: Perpaduan daging kambing, santan, dan rempah-rempah yang dimasak dengan sempurna, menghasilkan cita rasa gurih yang kaya dan menghangatkan.
  • Sop ayam: Sup ayam bening dengan kaldu gurih dan isian ayam kampung yang melimpah, cocok untuk menghangatkan tubuh di kala hujan.
  • Ayam bakar: Ayam bakar yang dibumbui dengan bumbu kuning khas, menghasilkan rasa gurih dan aroma yang menggoda.
  • Nasi campur: Bagi yang ingin mencicipi berbagai hidangan sekaligus, nasi campur adalah pilihan yang tepat. Sepiring nasi putih ditemani dengan berbagai lauk pauk seperti ayam goreng, tempe orek, dan sambal goreng ati.
  • Pisang goreeeenggg, ini aku suka banget sampe bungkus.
warung pi'an tegal

Harga

Tak hanya rasa yang lezat, Warung Makan Pi’an juga terkenal dengan harganya yang ramah di kantong. Tak heran, warung ini selalu ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pekerja kantoran. Aku makan di sana pas jam makan siang, dan memang ramai. Untuk pembayaran sudah bisa pakai Qris.

warung pi'an tegal

Lokasi

Bagi kamu yang sedang berlibur di Tegal, tak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Warung Makan Pi’an dan mencicipi legenda kuliner yang satu ini. Warung Makan Pi’an memiliki suasana yang sederhana dan tradisional, membawa kamu kembali ke era kejayaan kuliner Tegal tempo dulu.

alamat: Jl. Kh. Zaenal Arifin, Panggung, Kec. Tegal Tim., Kota Tegal, Jawa Tengah 52122 (sebelah utara stasiun kereta api Tegal).





Akhirnya mencoba menaiki kereta Batara Kresna dari stasiun Solo Kota menuju Stasiun Wonogiri. Kereta api lokal ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Surakarta dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Rangkaian Kereta

Kereta yang aku naiki ini menggunakan rangkaian kereta rel diesel (KRD) yang terdiri dari dua kereta penumpang dengan kapasitas total 100 penumpang. Hal yang membuatku kaget adalah “kereta ini lambat banget” ahhaha karena terbiasa naik KRL atau MRT. Ternyata kecepatan maksimalnya cuma 60 km/jam, tetapi kecepatan rata-rata kereta api ini hanya sekitar 30-40 km/jam. Perjalanan dari Solo ke Wonogiri menggunakan Kereta Api Batara Kresna memakan waktu sekitar 1.5 jam. Lumayan banget sih, aku sempat balas-balas email dan meeting di kereta.

Stasiun

Kereta Api Batara Kresna melewati 5 stasiun, yaitu:

  • Stasiun Purwosari
  • Stasiun Solo Kota
  • Stasiun Sukoharjo
  • Stasiun Pasar Nguter
  • Stasiun Wonogiri

Tarifnya yang sangat terjangkau, yaitu hanya Rp4.000,- per orang untuk sekali perjalanan membuat aktivitas ini menurutku seru dilakuin kalau kamu lagi traveling ke Solo. Kereta api ini menjadi pilihan transportasi yang populer bagi masyarakat Solo dan Wonogiri, terutama bagi mereka yang ingin bepergian dengan biaya yang murah dan nyaman.

Jadwal

Berikut adalah jadwal Kereta Api Batara Kresna rute Solo-Wonogiri PP per 2 Oktober 2023:

Dari Purwosari

  • Keberangkatan 1: 06.00 WIB
  • Tiba di Wonogiri: 07.45 WIB
  • Berangkat dari Wonogiri: 08.00 WIB
  • Tiba di Purwosari: 09.45 WIB

Dari Wonogiri

  • Keberangkatan 1: 08.00 WIB
  • Tiba di Purwosari: 09.45 WIB
  • Berangkat dari Purwosari: 10.00 WIB
  • Tiba di Wonogiri: 11.45 WIB

Keunikan Kereta Api Batara Kresna

Kereta Api Batara Kresna juga menjadi salah satu atraksi wisata di Solo. Banyak wisatawan yang tertarik untuk menaiki kereta api ini karena keunikannya dan juga pemandangan yang ditawarkan selama perjalanan. Bisa sedikit berimajinasi di film Ghibli deh kalau berangkat dari Solo yang jam 6.21 WIB. 

Kereta Batara Kresna


Aktivitas di Wonogiri

Kalau kita cuma penasaran dengan sensasi naik keretanya, bisa saja sih langsung balik lagi ke Solo. Tapi kalau mau jalan-jalan sebentar, di depan stasiun ada angkot-angkot mangkal yang bisa mengantarkan ke tengah kota. Di area depan stasiun pun sebenarnya cukup ramai kalau kita sekadar ingin jajan atau sarapan.


Mager banget ke Depok kalau nggak karena penasaran menelusuri wisata sejarah di Rumah Cimanggis. Nyaris ambruk bahkan digusur, rumah yang sudah ada sejak zaman VOC ini kini telah direvitalisasi menjadi sangat cantik.

Sejarah

Terletak di dalam kompleks Universitas Islam Internasional Indonesia, Rumah Cimanggis atau Gedong Tinggi berdiri kokoh sebagai saksi bisu sejarah panjang Depok. Dibangun pada tahun 1771-1775 oleh Petrus Albertus van der Parra, seorang petinggi VOC, rumah ini dulunya merupakan tempat peristirahatan bagi sang istri yang bernama Yohanna.

rumah cimanggis


Setelah Yohanna meninggal, rumah tersebut sempat diserahkan pada seorang pengusaha bernama David Smith. Namun setelah David Smith bangkrut, tidak ada catatan terkait siapa pemilik rumah Cimanggis tersebut. Pada tahun 1946-1947, rumah tersebut digunakan sebagai markas Belanda terutama saat agresi militer pertama.

Lokasi Strategis

Zaman dahulu kala saat rumah ini didirikan, tempat ini sangat strategis. Pasar Cimanggis yang dimiliki oleh Yohanna, pada zaman Belanda dulu dijadikan sebagai tempat peristirahatan bagi mereka yang tengah dalam perjalanan dari Batavia (Jakarta) menuju Bogor. Pasar ini juga menjadi pintu yg membuka perekonomian di daerah setempat. Masyarakat mulai menjual segala kebutuhan sehari-hari di pasar ini kala itu.

rumah cimanggis


Setelah Revitalisasi

Aku ke rumah Cimanggis di tahun 2024, kondisinya sungguh sangt cantik. Tentu tak mudah melakukan revitalisasi bangunan dan area yang sudah rusak parah. Sampai saat ini memang belum dibuka untuk umum, tapi dapat digunakan untuk keperluan terbatas dengan seijin Universitas Islam Internasional Indonesia.

Jika kamu mendapatkan kesempatan untuk masuk, harap untuk tertib. Jangan sampai meninggalkan jejak di tempat yang sudah dipercantik mendekati aslinya ini. Saat aku kesana masih belum banyak perabot, tapi bagaimanapun…meski cuma lantaipun,,,semuanya telah diperhitungkan jadi jangan sampai kita kotori.

rumah cimanggis

Lokasi

Jl. Umum, Cisalak, Kec. Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16416

Untuk kesini kita bisa menggunaka KRL hingga stasiun Depok lalu disambung ojek online. Harap sabar dengan kemacetan Depok yang luar biasa. Meskipun kalau kita googling akan mendapatkan nama 'museum' untuk rumah ini, tapi sejatinya masih belum menjadi museum hingga tulisan ini dibuat.

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

POPULAR POSTS

  • Buku Catatan Junghuhn Berkeliling Pulau Jawa
  • Naik Kereta Pangrango ke Sukabumi
  • Pracima Tuin Mangkunegaran
  • Toko Monas
  • Nasi Jamblang Pelabuhan Cirebon

Categories

  • Buku 1
  • Gastronomi 4
  • Sejarah 4
  • Traveling 3
  • Walking tour 7
Diberdayakan oleh Blogger.

Designed by OddThemes | Distributed By Gooyaabi Template